Jika dilihat, jumlah gol Ronaldo memang meningkat. Pada musim pertamanya di Santiago Bernabeu Stadium, pria asal Portugal itu mencetak 26 gol. Musim 2014-15, pria yang akrab disapa CR7 itu berhasil menjadi top skor La Liga dengan koleksi 48 gol.
Namun, jika diperhatikan secara seksama, performanya menurun dan Ronaldo menjadi pemain yang malas. Di awal kedatangannya, Ronaldo sering melakukan tendangan jarak jauh. Biasanya, dalam setiap pertandingan, dia melepaskan 4 sepakan dari luar kotak penalti lawan.
Hal yang paling menonjol dalam penurunan performa Ronaldo tampak jelas dalam hal menggiring bola. Pada musim pertamanya, dia selalu memperlihatkan skill individu dan tidak ragu menggiring bola untuk menerobos pertahanan lawan.
Eks penggawa Manchester United itu bisa menggiring bola sebanyak 3,1 kali per laga pada musim 2009-10. Titik termalas pria berusia 30 tahun tersebut dalam menggiring bola terjadi pada musim 2014-15. Dia hanya menggiring bola sebanyak 1,5 kali per laga.
No comments:
Post a Comment